Kala bermain petak umpet
Perasaanku adalah anak kecil bodoh yang tak tahu cara sembunyi
Engkau selalu mampu menemukannya
Sedangkan aku terlalu buta mencarimu
Mungkin mataku tidak buta, hanya bermasalah
Pada malam hari, kulihat langit membentang menjadi kanvas tak bertepi
Jutaan bintang melukiskan wajahmu
Lalu aku berbaring memandangi itu
Di dalam hati, aku berdoa agar pagi tak pernah tiba
Namun doaku tak terkabul
Pagi tetap tiba
Aku tetap mencintaimu
Dan engkau pasti bosan membaca itu
Cilegon, 2016.